Tren Blending Bahasa
Sebagai pribadi yang lahir di bumi pertiwi jauh lebih indah jika bahasa yang digunakan keseharian adalah bahasa nasional dan menjaga bahasa daerahnya, teguh dgn bahasa persatuan negaranya, Bertutur bahasa indonesia pada situasi perkumpulan antar suku dengan segala bahasanya (formal), namun tidak lupa pula bangga dan melestarikan bahasa daerahnya melalui perberbincangan dgn sesama suku dan etnisnya, akan lebih keren lagi jika orang asing yg berbincang denganya ia ajarkan bahasa persatuan tanah airnya bahkan bahasa suku didaerahnya sehingga merakalah yg terlebur oleh kita Opini terkait tren penggunaan campuran bahasa asing dalam percakapan sehari-hari yang kiat merambah dikalangan pelajar bahkan non-pelajar seperti penggunaan kata "ana" sebagai ganti "saya", "antum" sebagai ganti "kamu/kalian", (namun heranya mereka tidak sekalian saja mengganti kata "dia" dengan "huwa", kata "kami" dengan "nahnu", ...
Komentar
Posting Komentar